Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Wednesday, October 2, 2013

Ilusi Kopi

Ada yang berbeda dari rasa kopiku pagi ini.
Aku sudah mulai curiga sejak penghabisan bulan Juli.

Barangkali lidahku mulai kelu.
Merindukan satu rasa kopi di suatu sore Agustus lalu.

Mungkin aku sudah gila.
Sepanjang September ini seduhan kopiku merekah bunga.

Bersama buihnya menguap membangkitkan khayal.
Saat terjaga hanya satu inginku yang tertinggal.

Aku masih ingin meminum kopi ini di bulan-bulan selanjutnya.




Jakarta, awal Oktober 2013

Monday, October 29, 2012

Hujan di Mahameru


Hujan turun menggumpalkan pasir Mahameru.
Hujan turun di antara semak Jambangan menyentak memburu.
Hujan turun menyapu Cemoro Kandang yang berdebu.
Hujan turun menghentak lembut ketenangan wahai Ranu.

Hujan ini bukan datang dari sudut gelap mata kami.
Tapi hujan ini turun dari mendung perpisahan yang menyampaikan janji pada bumi,
bahwa aku akan datang kembali



Stasiun Kota Baru-Malang, 20-10-2012

Tinggal Nama di Mahameru


Selama perjalanan turun dari Puncak ke Arcopodo, banyak hal yang menjadi renungan bagiku. Melihat tidak hanya satu tugu peringatan kematian atau orang hilang di Gunung Semeru, di sana terukir umur yang tidaklah tua, bahkan ada yang lebih muda dariku. Mereka mati muda. 

Apa memang keinginan mereka mati muda? 
Apa mereka naik gunung untuk mati? 
Apa memang sudah tidak ada lagi kekasih yang akan menangisi kematian mereka? 
Kemana air mata akan terlumur kalau jasadnya saja tidak diterkubur?

Beruntungnya menjadi pendaki jaman sekarang. Bahkan siapapun aku bisa jadi pendaki. Siapapun aku dimudahkan dengan jalur pendakian yang jelas. Siapapun aku ditunjang dengan berbagai onderdil handal. Tapi apa aku menjaga setiap langkahku pada jalur pendakian? Masih ingatkah aku pada janji sebagai pencinta alam? Benarkah niatku menuju puncak semata bukan untuk kesombongan untuk dipamerkan? Sudahkah aku memisahkan apa yang seharusnya aku ambil dan apa yang aku tinggalkan? Apa hanya sebentuk gambar kemenangan sudah cukup menggantikan sujud syukur?

Mereka mungkin mati muda. Lantaskah aku akan mati tua?
Saat siapapun aku mengejek setiap meter di atas permukaan laut dengan kesombongku, 
apa aku pikir alam ini akan diam saja?


Khelik - Semeru, 20-10-2012

Thursday, March 8, 2012

Sajak Kopiku Hari Ini

Kopi pagi ini pahit tapi samar-samar manis lalu perih tersekat di tenggorokan, seperti cinta pertama yang bertepuk sebelah tangan.
Minum kopi itu seperti rindu, bahagia saat menyesapnya, tapi lima menit kemudian uring-uringan.
Kopi malam ini hambar, gurihnya hanya samar-samar, seperti keraguan ketika jatuh cinta pada sahabat.





Saturday, September 17, 2011

Alasan


Terkadang tanpa sadar kita hanya mencari alasan untuk melakukan sesuatu.
Bukan imbalan uang, bukan makan siang gratis, bukan juga tentang pahala dan dosa.
Tapi sekedar alasan yang membuatnya logis untuk kita lakukan.



Thursday, September 15, 2011

Mataku


Masih sama seperti setiap pagi yang dia lewati setahun ini,  sejak masuk kelas pagi ini dia tak lepas dari punggung dan tengkukmu.
Kamu membungkuk menalikan sepatu, kamu beranjak ke sudut, atau saat kamu terburu-buru ke kantin, dia masih di sana, tak lepas dari punggung dan tengkukmu.
Sampai saat dia mengikutimu, menikmati wangi yang tertinggal di setiap langkahmu, di ujung lorong tiba-tiba kamu berbalik, tepat di depannya kamu memandang tanpa mengerti apapun. 
Dia tak berkedip, dia berdoa, berharap waktu berhenti saat itu juga agar dia bisa terus mengagumi sosokmu, si  pemilik pungggung dan tengkuk itu.




Jakarta, 15-09-2011

Tuesday, September 13, 2011

Sebuah Awal

Sesaat sepasang kekasih itu saling bertatap dalam, menelusuri kembali perjalanan mereka. 
Lalu bersamaan menghempas lega dan berganti menghadap penghulu di depan mereka. 
Lima menit kemudian senyum bahagia merekah di bibir mereka.




Jakarta, 13-09-2011

Cemburu

Buru-buru aku membuka facebook, kata seorang teman kau punya foto profil baru.
"Oh, jadi ini perempuan yang akan kutusuk jantungnya, kucabik hatinya lalu kusayat wajah dan seluruh kulitnya."



Jakarta, 13-09-2011